Langkah - Langkah Perancangan Web Dasar
1. Pengertian Perancangan Web
Perancangan web adalah proses membuat
struktur dan desain sebuah halaman atau aplikasi berbasis web. Ini mencakup perencanaan
layout, tampilan visual, navigasi, serta interaksi pengguna.
Tujuan utamanya adalah:
- Menyajikan informasi secara menarik dan
mudah diakses.
- Memberikan pengalaman pengguna (user
experience) yang baik.
- Mencapai tujuan bisnis atau komunikasi
dari pemilik website.
2.
Komponen Utama dalam Perancangan Web
- Layout: Struktur penempatan elemen seperti header, menu, konten,
dan footer.
- Navigasi: Cara pengguna berpindah antar halaman (menu, link).
- Desain
Visual: Penggunaan warna, font, gambar,
dan ikon.
- Responsif: Web harus tampil baik di berbagai perangkat (laptop,
tablet, hp).
- Konten: Informasi berupa teks, gambar, video yang ingin
disampaikan.
3.
Langkah-langkah Perancangan Web Dasar
- Menentukan
Tujuan Website
Apa fungsi utama web? (misalnya: promosi
produk, profil perusahaan, blog pribadi)
- Menentukan
Target Pengguna
Siapa yang akan mengunjungi? Anak muda,
pebisnis, pelajar, umum?
- Membuat
Wireframe
Sketsa kasar tentang susunan halaman.
- Memilih
Teknologi yang Digunakan
- Frontend: HTML, CSS, JavaScript
- Backend (opsional): PHP, Laravel,
Node.js
- Database (opsional): MySQL, MongoDB
- Mendesain
dan Membangun Website
Koding bagian frontend dan backend sesuai
kebutuhan.
- Melakukan
Uji Coba dan Revisi
Cek
apakah web berjalan baik di berbagai perangkat.
Contoh Kasus: Membuat Website Profil Usaha "Kedai Kopi
Seduh"
Deskripsi
Kasus:
Seorang pemilik kedai kopi kecil ingin
memiliki website sederhana untuk memperkenalkan usahanya.
Kebutuhan:
- Halaman Home: Menampilkan gambar dan
deskripsi singkat kedai.
- Halaman Menu: Daftar minuman dan makanan
yang tersedia.
- Halaman Kontak: Lokasi, nomor telepon,
dan link WhatsApp.
Wireframe
Kasar:
Struktur Folder:
Contoh Potongan Kode:
HTML
(index.html)
Menentukan Tujuan Website
Langkah paling awal adalah menentukan
tujuan web.
Pertanyaan yang perlu dijawab:
- Website ini untuk apa? (profil sekolah, blog, toko
online, sistem informasi)
- Siapa target penggunanya?
- Informasi apa yang paling dibutuhkan pengunjung?
Contoh:
- Website sekolah → informasi profil, berita, pengumuman
- Website toko → produk, harga, transaksi
Mengumpulkan Kebutuhan (Requirement)
Pada tahap ini, tentukan fitur dan
konten yang dibutuhkan.
Contoh kebutuhan dasar:
- Halaman Beranda
- Halaman Tentang
- Halaman Kontak
- Formulir (login, pendaftaran, pesan)
- Gambar dan teks
Tujuan tahap ini agar web tidak
dibuat “asal jadi”.
Membuat Struktur Website (Sitemap)
Sitemap adalah peta halaman
website agar alur navigasi jelas.
Contoh sitemap sederhana:
Home
├── Tentang
├── Layanan
├── Blog
└── Kontak
Manfaat:
- Memudahkan pengguna
- Membantu perancangan menu navigasi
Mendesain Wireframe (Kerangka Tampilan)
Wireframe adalah sketsa kasar
tampilan halaman web, belum berisi warna atau gambar detail.
Biasanya berisi:
- Header
- Menu navigasi
- Konten utama
- Sidebar (opsional)
- Footer
Fokus wireframe: fungsi & tata
letak, bukan estetika.
Menentukan Desain Visual
Setelah wireframe selesai, masuk ke
desain visual.
Hal yang ditentukan:
- Warna utama website
- Jenis font
- Ukuran teks
- Gaya tombol & ikon
Prinsip penting:
- Konsisten
- Mudah dibaca
- Tidak terlalu banyak warna
Menentukan Teknologi yang Digunakan
Untuk web dasar, teknologi yang umum
dipakai:
Frontend:
- HTML → struktur
- CSS → tampilan
- JavaScript → interaksi
Backend (opsional):
- PHP / .NET / Node.js
- Database (MySQL, SQL Server)
Untuk pemula, fokus dulu di HTML
+ CSS.
Proses Pengkodean (Coding)
Tahap ini adalah mengubah desain
menjadi website nyata.
Urutan yang disarankan:
- Buat struktur HTML
- Tambahkan CSS untuk tampilan
- Tambahkan JavaScript jika diperlukan
Tips:
- Gunakan folder terstruktur (css, js, images)
- Penamaan file harus jelas
Pengujian Website
Sebelum dipublikasikan, web harus
diuji.
Yang diuji:
- Link berfungsi atau tidak
- Tampilan di berbagai ukuran layar
- Form berjalan dengan benar
- Tidak ada error
Bisa diuji di:
- Google Chrome
- Mozilla Firefox
- Smartphone
Publikasi Website
Website siap dipublikasikan
menggunakan:
- Hosting & domain
- Local server (untuk pembelajaran)
- Platform sekolah / internal server
Setelah online, tetap lakukan perawatan
& update.
Evaluasi dan Pengembangan
Website yang baik adalah website
yang terus berkembang.
Contoh pengembangan:
- Menambah fitur login
- Menambahkan database
- Optimasi kecepatan
- SEO dasar
Perancangan web dasar fokus pada membangun struktur dan desain yang sederhana namun efektif. Setelah menguasai dasar ini, Anda bisa melanjutkan ke tahapan yang lebih kompleks seperti membuat website dinamis, menggunakan framework CSS, hingga membuat backend server.



