Monday, 2 February 2015

Perancangan Web Dasar

Langkah - Langkah Perancangan Web Dasar




1. Pengertian Perancangan Web

Perancangan web adalah proses membuat struktur dan desain sebuah halaman atau aplikasi berbasis web. Ini mencakup perencanaan layout, tampilan visual, navigasi, serta interaksi pengguna.

Tujuan utamanya adalah:

  • Menyajikan informasi secara menarik dan mudah diakses.
  • Memberikan pengalaman pengguna (user experience) yang baik.
  • Mencapai tujuan bisnis atau komunikasi dari pemilik website.

2. Komponen Utama dalam Perancangan Web

  • Layout: Struktur penempatan elemen seperti header, menu, konten, dan footer.
  • Navigasi: Cara pengguna berpindah antar halaman (menu, link).
  • Desain Visual: Penggunaan warna, font, gambar, dan ikon.
  • Responsif: Web harus tampil baik di berbagai perangkat (laptop, tablet, hp).
  • Konten: Informasi berupa teks, gambar, video yang ingin disampaikan.

3. Langkah-langkah Perancangan Web Dasar

  1. Menentukan Tujuan Website

Apa fungsi utama web? (misalnya: promosi produk, profil perusahaan, blog pribadi)

  1. Menentukan Target Pengguna

Siapa yang akan mengunjungi? Anak muda, pebisnis, pelajar, umum?

  1. Membuat Wireframe

Sketsa kasar tentang susunan halaman.

  1. Memilih Teknologi yang Digunakan
    • Frontend: HTML, CSS, JavaScript
    • Backend (opsional): PHP, Laravel, Node.js
    • Database (opsional): MySQL, MongoDB
  2. Mendesain dan Membangun Website

Koding bagian frontend dan backend sesuai kebutuhan.

  1. Melakukan Uji Coba dan Revisi

Cek apakah web berjalan baik di berbagai perangkat.

 

Contoh Kasus: Membuat Website Profil Usaha "Kedai Kopi Seduh"

Deskripsi Kasus:

Seorang pemilik kedai kopi kecil ingin memiliki website sederhana untuk memperkenalkan usahanya.

Kebutuhan:

  • Halaman Home: Menampilkan gambar dan deskripsi singkat kedai.
  • Halaman Menu: Daftar minuman dan makanan yang tersedia.
  • Halaman Kontak: Lokasi, nomor telepon, dan link WhatsApp.

Wireframe Kasar:

[HEADER] -> Logo | Menu (Home | Menu | Kontak)
[HOME PAGE]
-Banner Gambar Kedai
-Deskripsi Kedai
-Tombol "Lihat Menu"

[MENU PAGE]
-Daftar Produk (Nama + Harga + Foto)

[KONTAK PAGE]
-Alamat

[KONTAK PAGE]
-Alamat
-Nomor WhatsApp (Tombol Chat)
-Embed Google Map

[FOOTER]
-copyright
-Sosial Media Link

Struktur Folder:

Contoh Potongan Kode:

HTML (index.html)


CSS (css/style.css)


Menentukan Tujuan Website

Langkah paling awal adalah menentukan tujuan web.
Pertanyaan yang perlu dijawab:

  • Website ini untuk apa? (profil sekolah, blog, toko online, sistem informasi)
  • Siapa target penggunanya?
  • Informasi apa yang paling dibutuhkan pengunjung?

Contoh:

  • Website sekolah → informasi profil, berita, pengumuman
  • Website toko → produk, harga, transaksi

Mengumpulkan Kebutuhan (Requirement)

Pada tahap ini, tentukan fitur dan konten yang dibutuhkan.

Contoh kebutuhan dasar:

  • Halaman Beranda
  • Halaman Tentang
  • Halaman Kontak
  • Formulir (login, pendaftaran, pesan)
  • Gambar dan teks

Tujuan tahap ini agar web tidak dibuat “asal jadi”.

Membuat Struktur Website (Sitemap)

Sitemap adalah peta halaman website agar alur navigasi jelas.

Contoh sitemap sederhana:

Home
├── Tentang
├── Layanan
├── Blog
└── Kontak

Manfaat:

  • Memudahkan pengguna
  • Membantu perancangan menu navigasi

Mendesain Wireframe (Kerangka Tampilan)

Wireframe adalah sketsa kasar tampilan halaman web, belum berisi warna atau gambar detail.

Biasanya berisi:

  • Header
  • Menu navigasi
  • Konten utama
  • Sidebar (opsional)
  • Footer

Fokus wireframe: fungsi & tata letak, bukan estetika.

Menentukan Desain Visual

Setelah wireframe selesai, masuk ke desain visual.

Hal yang ditentukan:

  • Warna utama website
  • Jenis font
  • Ukuran teks
  • Gaya tombol & ikon

Prinsip penting:

  • Konsisten
  • Mudah dibaca
  • Tidak terlalu banyak warna

Menentukan Teknologi yang Digunakan

Untuk web dasar, teknologi yang umum dipakai:

Frontend:

  • HTML → struktur
  • CSS → tampilan
  • JavaScript → interaksi

Backend (opsional):

  • PHP / .NET / Node.js
  • Database (MySQL, SQL Server)

Untuk pemula, fokus dulu di HTML + CSS.

Proses Pengkodean (Coding)

Tahap ini adalah mengubah desain menjadi website nyata.

Urutan yang disarankan:

  1. Buat struktur HTML
  2. Tambahkan CSS untuk tampilan
  3. Tambahkan JavaScript jika diperlukan

Tips:

  • Gunakan folder terstruktur (css, js, images)
  • Penamaan file harus jelas

Pengujian Website

Sebelum dipublikasikan, web harus diuji.

Yang diuji:

  • Link berfungsi atau tidak
  • Tampilan di berbagai ukuran layar
  • Form berjalan dengan benar
  • Tidak ada error

Bisa diuji di:

  • Google Chrome
  • Mozilla Firefox
  • Smartphone

Publikasi Website

Website siap dipublikasikan menggunakan:

  • Hosting & domain
  • Local server (untuk pembelajaran)
  • Platform sekolah / internal server

Setelah online, tetap lakukan perawatan & update.

Evaluasi dan Pengembangan

Website yang baik adalah website yang terus berkembang.

Contoh pengembangan:

  • Menambah fitur login
  • Menambahkan database
  • Optimasi kecepatan
  • SEO dasar

Perancangan web dasar fokus pada membangun struktur dan desain yang sederhana namun efektif. Setelah menguasai dasar ini, Anda bisa melanjutkan ke tahapan yang lebih kompleks seperti membuat website dinamis, menggunakan framework CSS, hingga membuat backend server.





No comments:

Post a Comment