Sunday, 17 August 2025

Panduan Lengkap Styling Komponen JSX di React untuk Pemula

JSX (JavaScript XML) adalah sintaks khusus yang digunakan di React untuk menuliskan elemen UI dengan cara yang mirip HTML.

Karena JSX pada dasarnya adalah JavaScript yang bisa menyisipkan elemen HTML, kita juga bisa menambahkan styling agar tampilan komponen menjadi lebih indah.

Inline style berarti menambahkan styling langsung di elemen menggunakan atribut style. Dalam JSX, nilai dari style berupa object JavaScript.

function InlineExample() {
  return (
    <h1 style={{ color: "blue", fontSize: "24px", textAlign: "center" }}>
      Hello, React!
    </h1>
  );
}

Cara paling umum adalah menggunakan file CSS terpisah. Kita menulis kode CSS di file .css, lalu mengimpor ke komponen. 
App.css
.title {
  color: red;
  font-size: 28px;
  text-align: center;
}
 
App.js
import "./App.css";
function CssExample() {
  return <h1 className="title">Hello dengan CSS Eksternal!</h1>;
}

CSS Modules adalah fitur React yang membuat class CSS bersifat lokal hanya untuk komponen tertentu.

Button.module.css
.button {
  background-color: green;
  color: white;
  padding: 10px 20px;
  border-radius: 8px;
}

Button.js
import styles from "./Button.module.css";
function Button() {
  return <button className={styles.button}>Klik Saya</button>;
}

Styled Components memungkinkan kita menulis CSS langsung di dalam file JavaScript menggunakan tagged template literals.

import styled from "styled-components";
const Title = styled.h1`
  color: purple;
  font-size: 32px;
  text-align: center;
`; 
function StyledExample() {
  return <Title>Hello dengan Styled Components!</Title>;
}

Kelebihan: sangat fleksibel, style bisa dinamis berdasarkan props. Cocok untuk aplikasi modern.


Tailwind adalah utility-first CSS framework yang sangat populer di React. Kita bisa styling
dengan class bawaan tanpa menulis CSS manual.


function TailwindExample() {
  return (
    <h1 className="text-blue-500 text-3xl font-bold text-center">
      Hello dengan Tailwind CSS!
    </h1>
  );
}

Kelebihan: cepat, konsisten, ringan.
Cocok untuk pengembangan aplikasi modern.
Praktik Terbaik Styling JSX
1.      Gunakan CSS Modules atau Styled Components untuk proyek menengah ke besar agar lebih
terorganisir.
2.      Jika butuh cepat dan konsisten, Tailwind CSS sangat membantu.
3.      Hindari terlalu banyak inline style, kecuali untuk kondisi sederhana atau style dinamis.
4.      Selalu gunakan penamaan class yang jelas agar mudah dikelola.

Styling komponen JSX di React bisa dilakukan dengan berbagai cara:
Inline Style → cepat, cocok untuk styling sederhana.
CSS Eksternal → umum digunakan, rapi untuk proyek kecil.
CSS Modules → aman dari bentrokan class.
Styled Components → fleksibel dengan CSS-in-JS.
Tailwind CSS → praktis untuk desain cepat dan modern.

Dalam React, ada beberapa cara untuk menambahkan gaya (style) pada komponen JSX, salah satunya adalah dengan inline style. Cara ini biasanya digunakan untuk styling yang sederhana, cepat, atau ketika style perlu dibuat dinamis sesuai kondisi tertentu.

Inline Style adalah teknik menambahkan style langsung ke elemen dengan menggunakan atribut style.
Namun, berbeda dengan HTML biasa yang menggunakan string CSS, di React inline
style ditulis dalam bentuk object JavaScript.

Contoh perbandingan:
HTML Biasa
<h1 style="color: blue; font-size: 20px;">Hello World</h1>
React (JSX)
<h1 style={{ color: "blue", fontSize: "20px" }}>Hello World</h1>
Perhatikan: Property CSS ditulis dengan camelCase (contoh: font-sizefontSize).
Nilai style ditulis sebagai string atau angka (jika angka, otomatis satuan default-nya adalah px).

Contoh Penggunaan Inline Style

function App() {
  return (
    <div>
      <h1 style={{ color: "green", fontSize: "24px" }}>
        Belajar Inline Style di React
      </h1>
      <p style={{ textAlign: "center", fontStyle: "italic" }}>
        Ini adalah contoh penggunaan inline style.
      </p>
    </div>
  );
}

Inline Style dengan Variabel Object

Untuk membuat kode lebih rapi, style bisa disimpan di variabel JavaScript.

const titleStyle = {
  color: "purple",
  fontSize: "28px",
  textAlign: "center",
};
function App() {
  return <h1 style={titleStyle}>Hello dengan Object Style!</h1>;
}

Inline Style Dinamis

Inline style juga mendukung penggunaan kondisi.

function App() {
  const isActive = true;
  return (
    <button
      style={{
        backgroundColor: isActive ? "blue" : "gray",
        color: "white",
        padding: "10px 20px",
        border: "none",
        borderRadius: "8px",
      }}
    >
      {isActive ? "Aktif" : "Nonaktif"}
    </button>
  );
}

Kelebihan : Mudah digunakan untuk styling cepat, Cocok untuk style dinamis berdasarkan kondisi,

Tidak perlu file CSS terpisah.

Kekurangan : Sulit dikelola jika style semakin kompleks, Tidak mendukung pseudo-class

(:hover, :focus) atau media queries langsung, Membuat komponen terlihat berantakan jika style

terlalu banyak.


Inline style cocok digunakan untuk:

Prototype cepat atau project kecil.

Styling dinamis yang berubah sesuai state/props.

Style unik yang hanya dipakai sekali di sebuah komponen.

Namun, untuk proyek besar, sebaiknya gunakan CSS eksternal, CSS Modules, atau Tailwind CSS

agar lebih terstruktur.

Inline style di React adalah teknik styling langsung menggunakan object JavaScript. Metode ini sangat praktis untuk kebutuhan sederhana atau styling dinamis, namun kurang efisien jika

digunakan dalam aplikasi besar yang kompleks.


Dengan memahami inline style, pemula dapat lebih cepat beradaptasi dengan cara kerja React sebelum melangkah ke metode styling yang lebih canggih.

Metode ini menggunakan file .css terpisah sehingga kode menjadi lebih rapi, terstruktur, dan mudah dikelola, terutama untuk proyek yang semakin besar.

CSS Eksternal adalah file CSS yang ditulis terpisah dari komponen, lalu diimpor ke dalam file JavaScript/JSX.

Keuntungannya: Kode lebih bersih (JSX hanya berisi struktur, CSS berisi gaya). Style bisa digunakan ulang di banyak komponen, Mudah dikelola ketika aplikasi berkembang.

Cara Menggunakan CSS Eksternal di React

Buat file dengan ekstensi .css, misalnya App.css.

App.css

.title {
  color: blue;
  font-size: 28px;
  text-align: center;
}
.description {
  color: gray;
  font-size: 16px;
  text-align: justify;
}

Mengimpor File CSS ke Komponen

Setelah membuat file CSS, impor ke dalam file React dengan perintah import "./App.css";.

App.js

import "./App.css";
function App() {
  return (
    <div>
      <h1 className="title">Belajar CSS Eksternal di React</h1>
      <p className="description">
        Styling dengan CSS eksternal membuat kode lebih rapi dan mudah dikelola.
      </p>
    </div>
  );
}
export default App;

Perhatikan: di React kita menggunakan atribut className (bukan class) untuk memberikan style.

Styling di Banyak Komponen

Misalnya kita punya komponen Button.js:

Button.css

.button {
  background-color: green;
  color: white;
  padding: 10px 20px;
  border: none;
  border-radius: 8px;
  cursor: pointer;
}
.button:hover {
   background-color: darkgreen;
}

Button.js

import "./Button.css";
function Button() {
  return <button className="button">Klik Saya</button>;
}
export default Button;

Dengan cara ini, setiap komponen bisa punya file CSS masing-masing agar lebih terorganisir.

Kelebihan : Kode lebih terstruktur dan mudah dipelihara, Bisa menggunakan fitur CSS

penuh (pseudo-class :hover, media queries, dll), Style bisa digunakan ulang di berbagai komponen.

Kekurangan : Bisa terjadi konflik class jika nama class sama di banyak komponen. Untuk proyek besar, sulit melacak class mana yang dipakai oleh komponen tertentu.

Styling dengan CSS eksternal di React adalah cara yang paling umum dan mudah dipahami pemula.
Dengan memisahkan file .css dari komponen, kode menjadi lebih rapi, mudah dipelihara, dan mendukung fitur CSS penuh.

Dalam membangun aplikasi React, styling adalah bagian penting untuk menciptakan tampilan

yang menarik. Setelah mengenal inline style dan CSS eksternal, ada dua pendekatan modern

yang sering digunakan untuk mengatasi masalah konflik class dan memudahkan pengelolaan style,

yaitu: CSS Modules, Styled Components

Keduanya memiliki kelebihan masing-masing dan cocok digunakan pada proyek skala menengah hingga besar.

CSS Modules adalah fitur yang membuat setiap class CSS bersifat lokal terhadap komponen yang mengimpornya. Artinya, class yang ditulis di satu file CSS tidak akan bertabrakan dengan class lain di komponen berbeda.

Membuat File CSS Modules
File CSS Modules biasanya menggunakan ekstensi .module.css.

Button.module.css
.button {
  background-color: #007bff;
  color: white;
  padding: 10px 20px;
  border-radius: 6px;
  border: none;
  cursor: pointer;
}

.button:hover {
  background-color: #0056b3;
}

Mengimpor dan Menggunakan di Komponen

Button.js

import styles from "./Button.module.css";
function Button() {
  return <button className={styles.button}>Klik Saya</button>;
}
export default Button;

Perhatikan bahwa kita memanggil class dengan styles.button, bukan "button".

Kelebihan CSS Modules : Menghindari konflik class antar komponen, Kode lebih rapi

dan terorganisir, Masih tetap menggunakan sintaks CSS murni.

Kekurangan CSS Modules: Harus membuat file CSS tambahan untuk setiap komponen,

Kurang fleksibel untuk style yang sangat dinamis.

Styled Components

Styled Components adalah library populer di React yang menggunakan konsep CSS-in-JS.
Artinya, kita bisa menulis CSS langsung di file JavaScript dengan bantuan template literals.

Styled Components membuat setiap komponen memiliki style yang unik tanpa khawatir terjadi konflik.

Cara Menggunakan Styled Components

a. Instalasi Styled Components perlu diinstal terlebih dahulu:

npm install styled-components

b. Membuat Styled Components

Button.js

import styled from "styled-components";
const Button = styled.button`
  background-color: #28a745;
  color: white;
  padding: 10px 20px;
  border-radius: 6px;
  border: none;
  cursor: pointer;
  &:hover {
    background-color: #1e7e34;
  };
function App() {
  return <Button>Klik Saya</Button>;
}
export default App;

Styling Dinamis dengan Props

Styled Components juga mendukung style dinamis berdasarkan props.

import styled from "styled-components";
const Button = styled.button`
  background-color: ${(props) => (props.primary ? "blue" : "gray")};
  color: white;
  padding: 10px 20px;
  border-radius: 6px;
  border: none;
  cursor: pointer;
`;
 
function App() {
  return (
    <div>
      <Button primary>Button Utama</Button>
      <Button>Button Sekunder</Button>
    </div>
  );
}
export default App;

Kelebihan Styled Components: Tidak ada konflik class, Mendukung style dinamis

(berdasarkan props/state), CSS ditulis langsung di dalam file komponen.

Kekurangan Styled Components : Perlu library tambahan, jika terlalu banyak styled components,

ukuran bundle bisa membesar.

Perbandingan CSS Modules vs Styled Components

CSS Modules cocok untuk kamu yang terbiasa dengan CSS murni dan ingin menjaga agar
style tidak bentrok antarkomponen.
Styled Components lebih cocok untuk kamu yang suka menulis CSS langsung di file
JavaScript dan membutuhkan style dinamis.

Thursday, 14 August 2025

Mengulik Keunggulan iQOO Z10, Smartphone Gaming Entry-Level



 

Berikut Keunggulan keunggulan yang ada di smartphone Iqoo Z10

 1. Desain Ergonomis dan Menarik

iQOO Z10 hadir dengan desain ergonomis yang nyaman digenggam, bahkan saat digunakan bermain game dalam waktu lama. Finishing bodi yang elegan dipadukan dengan pilihan warna modern membuatnya terlihat stylish tanpa meninggalkan kesan sporty khas smartphone gaming.

 2. Layar Luas dengan Refresh Rate Tinggi

Dibekali layar AMOLED berukuran besar dengan refresh rate tinggi, iQOO Z10 mampu menampilkan visual yang mulus dan tajam. Refresh rate ini sangat berguna untuk gamer, karena membuat pergerakan karakter dan animasi terasa lebih responsif.

 3. Performa Kencang di Kelas Entry-Level

Meski disebut entry-level, performa iQOO Z10 tidak bisa diremehkan. Ditenagai chipset bertenaga dengan dukungan GPU mumpuni, smartphone ini mampu menjalankan game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, hingga Genshin Impact di setting grafis optimal.

 4. Sistem Pendinginan Efektif

Untuk menjaga performa tetap stabil, iQOO Z10 dilengkapi sistem pendinginan yang mampu mengurangi panas berlebih saat bermain game. Fitur ini membantu mencegah frame drop dan membuat pengalaman bermain lebih nyaman.

 5. Baterai Awet dan Pengisian Cepat

Ditenagai baterai berkapasitas besar, iQOO Z10 bisa digunakan untuk bermain game, streaming, atau multitasking seharian penuh. Teknologi fast charging-nya juga memungkinkan pengisian daya lebih cepat, sehingga tidak perlu menunggu lama sebelum kembali bermain.

 6. Harga Ramah di Kantong

Salah satu keunggulan utama iQOO Z10 adalah harganya yang terjangkau untuk kategori smartphone gaming. Dengan spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi gamer yang ingin performa tinggi tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

 7. Performa Ngebut untuk Segala Kebutuhan

iQOO Z10 hadir sebagai smartphone yang mengutamakan kecepatan. Ditenagai prosesor generasi terbaru dan dukungan GPU mumpuni, ponsel ini mampu menjalankan berbagai aplikasi berat dan game populer tanpa lag. Baik untuk bermain PUBG Mobile, Mobile Legends, hingga multitasking aplikasi produktivitas, iQOO Z10 memberikan respons cepat di setiap sentuhan.

 

8. Teknologi Penghemat Daya Cerdas

Kecepatan saja tidak cukup. iQOO membekali Z10 dengan sistem manajemen daya pintar yang mampu mengatur konsumsi baterai sesuai kebutuhan. Misalnya, saat bermain game, performa akan dimaksimalkan, tetapi ketika hanya browsing atau media sosial, sistem akan otomatis menurunkan konsumsi daya untuk memperpanjang waktu pakai.

 

9. Baterai Tahan Lama untuk Penggunaan Harian

Dengan baterai berkapasitas besar, iQOO Z10 mampu bertahan seharian penuh bahkan untuk penggunaan intensif. Gamer dapat bermain lebih lama tanpa khawatir kehabisan daya di tengah permainan.

 

10. Fast Charging Super Cepat

Selain kapasitasnya besar, iQOO Z10 juga dilengkapi teknologi fast charging yang memungkinkan baterai terisi penuh hanya dalam waktu singkat. Hal ini membuat pengguna bisa kembali beraktivitas tanpa harus menunggu lama.

 

11. Cocok untuk Gamer dan Pengguna Produktif

Perpaduan antara kecepatan prosesor, efisiensi baterai, dan layar responsif membuat iQOO Z10 cocok untuk dua tipe pengguna sekaligus: gamer yang butuh performa stabil dan pekerja produktif yang memerlukan daya tahan baterai lama.

 

Alasan Mengapa iQOO Z10 Layak Jadi Smartphone Pilihan 2025

Tahun 2025 menjadi tahun persaingan ketat di dunia smartphone, terutama di segmen menengah. iQOO Z10 hadir dengan paket lengkap: performa kencang, desain stylish, baterai awet, dan harga yang ramah di kantong. Berikut adalah alasan mengapa iQOO Z10 layak menjadi smartphone pilihan Anda tahun ini.

 

1. Performa Kencang dengan Chipset Terbaru

iQOO Z10 dibekali chipset generasi terbaru yang dirancang untuk menangani aplikasi berat dan game populer. Baik untuk bermain Genshin Impact, PUBG Mobile, atau sekadar multitasking, ponsel ini mampu memberikan pengalaman mulus tanpa lag.

 2. Baterai Tahan Lama dan Pengisian Super Cepat

Smartphone ini menggunakan baterai berkapasitas besar yang mampu bertahan seharian penuh. Ditambah lagi, teknologi Fast Charging memungkinkan Anda mengisi daya dalam waktu singkat — sangat ideal untuk pengguna aktif yang tidak suka menunggu lama.

 3. Layar Luas dengan Refresh Rate Tinggi

Untuk para gamer dan pecinta konten multimedia, layar iQOO Z10 dengan resolusi tinggi dan refresh rate cepat memberikan visual yang tajam dan responsif. Menonton film atau bermain game jadi lebih imersif.

 4. Desain Stylish yang Modern

iQOO Z10 tidak hanya mengandalkan spesifikasi, tetapi juga desain. Bodinya ramping, ringan, dan tersedia dalam pilihan warna kekinian yang cocok untuk segala usia, terutama anak muda yang ingin tampil trendi.

 5. Fitur Gaming yang Dioptimalkan

Ponsel ini dibekali mode khusus gaming yang mampu memaksimalkan performa, mengurangi gangguan notifikasi, dan menjaga suhu tetap stabil meski bermain game dalam durasi panjang.

 6. Harga yang Kompetitif

Dengan semua fitur unggulan yang dimiliki, harga iQOO Z10 tetap berada di kisaran yang terjangkau di kelasnya. Hal ini menjadikannya salah satu opsi terbaik bagi pengguna yang ingin performa flagship dengan budget menengah.

Tuesday, 12 August 2025

Riview Lengkap iQOO Z10 Performa Gahar Untuk Gaming Dan Harian


iQOO Z10 Performa gahar untuk gaming dan penggunaan harian di dukung oleh data dan pengalaman nyata dari berbagai sumber.

adapaun keutamaan dari iQOO Z10 ini merupakan

  1. Desain & Layar : Layar AMOLED 6.77 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz dan kecerahan hingga 1200 nits dalam kondisi outdoor, Mengusung desain quad-curved dengan finising plastik komposit yang ringan di genggam. 
  2. Perporma dan Gaming : selama penggunaan multitasking performa tetap mulus, Bencmark stabilitas mencatat loop score sangat konsisten tanpa throttling signitifikan, Mobile Legen dan Fire Fair bisa dimainkan di level grafis tinggi dengan frame rate stabil 60 FPS, dibekali chipset Snapdragon 7s Gen 3 Ram Hingga 12gb dan penyimpanan UFS 2.2/3.1, pengujian nyata menunjukan Gensin Impect berjalan stabil pada pengaturan medium (40-50 fps) dengan opsi low mencapai 60fps.
  3. Batrai dan Pengisian Cepat : Pengisian cepat 90 W Flash Charge mengisi batrai full sekitar 42 menit atau cukup hingga 50%, Dukungan fitur Bypass charging menambah umur batrai dengan mengarahkan daya langsung ke matherbord saat digunakan sambil mengisi, Tes PCMark mencatat waktu pengguna hingga 16,7 jam unggul dibandingkan perangkat sekelas, Batrai jumbo 7300 mAh berdaya tahan luar biasa. mampu bertahan hingga 2 hari.
Adapun Kelebihan dan Kekurangn dari iQOO Z10
  • Kelebihan : Batrai luar biasa besar dengan pengisian cepat handal, Performa gaming memuaskan di segmen harga tanpa overheating berlebihan, dan desain yang ringan dan nyaman tetap elegan dengan ketahanan IP65 dan MIL-STD-810H
  • Kekurangan : Tidak cocok untuk gamer ultra berat yang butuh performa maksimal di pengaturan grafis tertinggi, Kamera standar baik hasil foto maupun ketiadaan lensa wide atau ultrawide bisa jadi minus bagi sebagian pengguna, Body plastik terasa agak kelas menengah.

1. Desain Stylish dan Modern

iQOO Z10 hadir dengan desain yang memadukan kesan modern dan elegan. Bodinya ramping, ringan, serta memiliki pilihan warna premium yang cocok untuk anak muda maupun profesional. Bezelnya tipis dengan rasio layar-ke-bodi yang luas, membuat pengalaman menonton video maupun bermain game menjadi lebih imersif.

2. Layar Jernih dan Responsif

Smartphone ini dibekali layar AMOLED dengan resolusi tinggi, memberikan warna yang tajam dan kontras yang memanjakan mata. Refresh rate cepat membuat transisi layar mulus, sangat cocok untuk scrolling media sosial atau bermain game.

3. Performa Kencang

Mengandalkan prosesor kelas menengah-atas yang bertenaga, iQOO Z10 mampu menjalankan berbagai aplikasi berat tanpa lag. Kombinasi RAM besar dan penyimpanan internal luas membuat multitasking berjalan lancar. Cocok untuk para gamer maupun pengguna yang aktif beraktivitas.

4. Kamera Lengkap untuk Semua Momen

Kamera utama beresolusi tinggi menghasilkan foto tajam, bahkan di kondisi cahaya rendah. Kamera ultra-wide dan mode makro melengkapi kebutuhan fotografi, sementara kamera depan sangat pas untuk selfie atau video call.

5. Baterai Tahan Lama dan Fast Charging

Dilengkapi baterai berkapasitas besar, iQOO Z10 mampu bertahan seharian penuh untuk pemakaian normal. Teknologi fast charging membantu mengisi daya dengan cepat, menghemat waktu saat bepergian.

6. Harga Menggoda
Salah satu keunggulan iQOO Z10 adalah harganya yang kompetitif di kelasnya. Dengan segala fitur dan performa yang ditawarkan, smartphone ini memberikan value for money yang sangat baik.

Saturday, 9 August 2025

iQOO Z10: Smartphone Kencang, Fitur Lengkap, dan Harga Terjangkau di 2025

 



iQOO Z10 hadir di tahun 2025 sebagai salah satu smartphone yang menawarkan performa tinggi dengan harga yang ramah di kantong. Dengan prosesor bertenaga, layar responsif, dan baterai besar, iQOO Z10 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan HP kencang untuk gaming maupun aktivitas harian tanpa harus menguras dompet.

Desain dan Layar

iQOO Z10 mengusung desain elegan dengan bodi tipis yang nyaman digenggam. Layar berukuran 6,67 inci berjenis AMOLED dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate hingga 120Hz membuat tampilan visualnya tajam dan mulus, ideal untuk menonton film, bersosial media, hingga bermain game.

Kombinasi ini membuat pengalaman menonton video dan bermain game terasa lebih halus dan tajam.


Performa Kencang

Ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 782G (atau chipset sekelas di segmennya), iQOO Z10 menawarkan performa yang mumpuni untuk berbagai aktivitas, termasuk multitasking dan gaming berat. Dukungan RAM mulai dari 8GB hingga 12GB dan memori internal 128GB hingga 256GB memberikan keleluasaan penyimpanan data dan kelancaran saat digunakan.



Friday, 8 August 2025

iQOO Z10 - Smartphone Tahan Lama dengan Performa Oke

 


iQOO Z10 adalah smartphone kelas menengah yang dirilis pada April 2025 oleh iQOO (sub-brand Vivo). Di India, smartphone ini membuktikan diri sebagai pilihan hemat dengan baterai besar dan performa mantap.

Berikut Spesifikasi Utama iQOO Z10 
  • Rilis & Sistem Operasi: April 2025 dengan Android 15 + Funtouch OS 15
  • Chipset & Memori: Snapdragon 7s Gen 3; RAM 8/12 GB + storage 128/256 GB (UFS 2.2).
  • Baterai & Pengisian: 7.300 mAh, 90 W fast charging, dan mendukung reverse wired charging.
  • Desain & Dimensi: Layar AMOLED 6,77″, refresh rate 120 Hz, kecerahan puncak 5000 nits, berat sekitar 199 g.
  • Kamera: Kamera belakang 50 MP (dengan OIS) + 2 MP depth; kamera depan 32 MP atau 8 MP
  • Fitur Tambahan: Speaker stereo, sensor sidik jari dalam layar, IP65 rating, sertifikasi MIL-STD-810H.
Keunggulan Utama
  • Performa Responsif Perpaduan Snapdragon 7s Gen 3 dan RAM besar menjadikan pengguna merasakan pengalaman yang cepat dan halus bukan sekadar mid-range biasa.
  • Layar Yang MemukauLayar AMOLED yang terang dan halus (120 Hz) mendukung detail visual yang tajam, cocok untuk gaming atau menikmati konten HDR di platform seperti Netflix dan Prime Video.
  • Daya Tahan BatraiDaya tahan baterai yang besar membuat iQOO Z10 bisa bertahan hampir dua hari penuh tanpa perlu isi ulang! Cocok untuk gaming, streaming, atau sosial media maraton.
Adapu Kelemahan 
  • Kamera ultra-wide tidak tersedia, membuat fitur fotografi dengan sudut lebar kurang maksimal.
  • Bagi sebagian pengguna, tidak adanya speaker stereo mungkin jadi pertimbangan minor.

Berdasarkan sejumlah sumber, berikut varian yang termasuk dalam lini iQOO Z10:

  1. iQOO Z10                                                                                                                                             Untuk penyimpanan iQOO Z10 ada beberapa macem, 8GB+128GB , 8GB+256GB , 12GB+256GB, 12+512GB dengan harga yang berbeda beda
  2. iQOO Z10X
    • RAM & Penyimpanan:
      • 6 GB + 128 GB
      • 8 GB + 128 GB
      • 8 GB + 256 GB
  3. iQOO Z10 Turbo : Varian performa dengan fitur-fitur unggulan:
    Dilengkapi MediaTek Dimensity 8400, baterai 7.620 mAh, pengisian cepat 90 W, layar AMOLED 144Hz, dan fitur reverse charging.
  4. iQOO Z10 Turbo Pro : Versi paling premium dengan:
    Snapdragon 8s Gen 4, RAM hingga 16 GB, baterai 7.000 mAh + 120 W fast charging, layar AMOLED 144Hz 2000-nits, dan sensor ultrawide.
  5. iQOO Z10 Lite 5G : Varian ramah anggaran dengan fokus 5G dan fungsi AI:
    MediaTek Dimensity 6300 (6 nm), baterai 6.000 mAh, fitur AI Photo Enhance dan AI Erase, serta rating IP64.

Siapa yang cocok pakai iQOO Z10?

  • Kamu yang butuh HP dengan daya tahan baterai luar biasa dan pengisian cepat.
  • Pengguna yang ingin layar cerah & halus untuk multimedia.
  • Penggemar gaming casual.
Berikut tabel harga baru (resmi dari pabrikan) dan bekas (gress) varian iQOO Z10 yang tersedia di Indonesia serta perkiraan harga untuk iQOO Z10 Turbo/Pro:



Thursday, 7 August 2025

Event Handling di JSX


Berikut adalah materi lengkap tentang
"Event Handling di JSX" — sangat cocok untuk pemula yang sedang belajar React dan ingin memahami cara menangani interaksi pengguna seperti klik, input, dll.

Event Handling di JSX (React)

Event Handling adalah cara untuk menangani interaksi pengguna seperti: Klik Tombol, Mengetik di input, Mengarahkan Mouse, Men-Submit-Form

Di React (dengan JSX), event ditangani menggunakan atribut yang menyerupai HTML namun dengan beberapa perbedaan penting.

Penulisan Event di JSX Sebagai berikut :

<tagHTML onEventName={fungsiHendler}></tagHTML>

  • Gunakan camelCase untuk nama event seperti onClick, onChange, onSubmit, dll.
  • Nilai dari event handler adalah fungsi JavaScript, bukan string.
Contoh Dasar Dari Event OnClick


Contoh Dasar Dari Event onChange


Contoh Dasar Dari Event onSubmit




Berikut List Yang Sering Ada pada JSX

Contoh Dasar Sederhana Untuk Input dan Menyimpan Serta Menmpilkan Saat Tombol Submit Di tekan


Catatan :



Menangani Event Klik, Input, dll

Menggunakan Fungsi dan Parameter